Dengan suhu mencapai -78°C, dry ice banyak diandalkan dalam industri logistik, farmasi, laboratorium hingga kebutuhan entertainment. Sayangnya, suhu dingin yang sangat ekstrem ini juga menjadikan penanganan dry ice harus dilakukan secara tepat. Salah satunya yakni dengan memilih jenis sarung tangan safety yang tepat agar dry ice tidak melukai kulit.
Ya, suhu dingin yang ekstrem dapat berisiko menyebabkan luka bakar dingin atau frostbite ketika terkena kulit tanpa pelindung. Namun yang menjadi pertanyaan adalah, jenis sarung tangan seperti apa yang cocok digunakan untuk handle dry ice? Apakah materialnya harus tahan dingin? Jawaban lengkapnya bisa Anda simak di sini!
Macam-macam Jenis Sarung Tangan Safety untuk Handle Dry Ice
Berbincang tentang sarung tangan untuk menghandle dry ice, sebenarnya tidak hanya tersedia dalam satu jenis. Ada beberapa jenis sarung tangan safety yang bisa Anda gunakan saat menghandle dry ice.
Berikut ini adalah beberapa contoh jenis sarung tangan yang aman digunakan saat handle dry ice.
1. Sarung Tangan Safety Berlapis Kain dan Insulasi Termal

Salah satu jenis sarung tangan yang paling banyak digunakan para pekerja di Indonesia yang harus bersentuhan langsung dengan suhu dingin adalah sarung tangan berlapis kain dan insulasi termal. Biasanya, jenis sarung tangan ini banyak digunakan oleh mereka yang bekerja di cold storage atau ruangan freezer.
Materialnya yang terbuat dari jenis kain tebal dan dilapisi dengan insulasi termal membuatnya tahan terhadap suhu dingin ekstrem. Penggunaan sarung tangan insulasi ini cocok untuk durasi jangka pendek hingga menengah dengan kenyamanan yang baik.
2. Sarung Tangan Safety Cryogenic (Cryo Gloves)

Jika sarung tangan dengan insulasi termal lebih diperuntukkan untuk penggunaan dalam jangka waktu pendek hingga menengah, jenis sarung tangan safety cryogenic bisa digunakan untuk jangka waktu yang lebih panjang, yakni hingga puluhan menit.
Susunan material yang berlapis-lapis dan insulasi tingkat tinggi menjadikannya lebih tahan terhadap suhu ekstrem rendah. Struktur lapisan dan kualitas insulasi yang tinggi menjadikan sarung tangan cryogenic sebagai rekomendasi utama untuk handle dry ice.
3. Sarung Tangan Safety dari Kulit Tebal

Selama ini Anda mungkin lebih familiar dengan sarung tangan kulit yang digunakan pada industri pengelasan, proyek pembangunan hingga industri manufaktur. Tepi ternyata, sarung tangan yang terbuat dari kulit tebal juga efektif untuk handle dry ice.
Lapisan kulit yang tebal mampu memberikan efek isolasi panas yang baik, sehingga aman digunakan saat memegang dry ice. Hanya saja, kemampuan isolasinya memang cukup singkat. Sehingga penggunaannya tidak direkomendasikan untuk jangka panjang.
4. Sarung Tangan Safety Neoprene

Selama ini, neoprene sering digunakan untuk pembuatan baju selam karena ketahanannya terhadap suhu dingin yang ekstrem. Nah, inovasi saat ini kemudian menghasilkan sarung tangan safety berbahan neoprene yang cukup recommended untuk handle dry ice.
Dalam praktik penggunaannya, sarung tangan neoprene pun bisa digunakan dalam durasi waktu yang cukup lama, terutama ketika dikombinasikan dengan sarung tangan berbahan tebal, baik dari kain ataupun kulit.
5. Sarung Tangan Double Layer Gloves

Keamanan yang maksimal merupakan prioritas bagi setiap pekerja. Salah satu upaya yang bisa dilakukan ketika tidak ada empat jenis sarung tangan safety di atas adalah menggunakan sarung tangan double layer gloves.
Di sini Anda bisa menggunakan sarung tangan katun tebal pada bagian dalam. Kemudian dilapisi dengan sarung tangan insulated gloves atau sarung tangan kulit tebal di bagian luarnya. Penggunaan sarung tangan berlapis ini akan memberikan perlindungan ekstra terhadap suhu dingin yang ekstrem.
Alternatif ini juga merupakan pilihan hemat jika Anda belum memiliki sarung tangan cryogenic gloves.
Lima jenis sarung tangan safety di atas bisa Anda gunakan untuk handle dry ice secara aman. Namun, perhatikan kembali material sarung tangan dan ketahanannya terhadap suhu dingin, sehingga kulit tetap aman.
Jenis Sarung Tangan Safety yang Tidak Direkomendasikan

Walaupun kerap digunakan dalam industri farmasi, laboratorium hingga industri kuliner, tetapi sarung tangan berbahan karet atau lateks sangat tidak direkomendasikan saat menghandle dry ice.
Materialnya yang tipis tidak mampu menahan suhu dingin dry ice, sehingga sangat berisiko bagi kulit. Di samping itu, material karet atau lateks juga tidak memiliki kemampuan isolasi suhu dingin. Bahkan dapat mempercepat transfer suhu dingin dari dry ice ke kulit, sehingga sangat berbahaya.
Pengenalan jenis sarung tangan safety yang direkomendasikan dan tidak direkomendasikan untuk menghandle dry ice sangat penting agar keselamatan Anda terjamin.
Pesan Dry Ice di Atlantic Dry Ice!

Selain memperhatikan bagaimana penanganan dry ice secara tepat dan memilih property perlindungan yang tepat, Anda juga harus memperhatikan kualitas dry ice, ukuran serta jumlah penggunaannya sesuai kebutuhan.
Nah, untuk mendapatkan dry ice berkualitas dengan ukuran, bentuk serta jumlah sesuai kebutuhan, Anda bisa percayakan pada Atlantic Dry Ice. Distributor dry ice Bogor ini telah dipercaya banyak perusahaan maupun perorangan dalam memenuhi kebutuhan dry ice skala kecil hingga besar.
Harga yang ditawarkan pun sangat kompetitif dengan layanan ekstra seperti kirim hingga alamat tujuan. Jadi, bagi Anda yang berada di Bogor dan kota sekitarnya, tak perlu khawatir terkait prosedur dan keamanan pengiriman dry ice. Semua telah dihandle secara aman dan terstruktur.
Untuk pemesanan, harga dan informasi lainnya, Anda bisa segera hubungi Atlantic Dry Ice sekarang juga!
Share this:
- Click to share on Facebook (Opens in new window) Facebook
- Click to share on X (Opens in new window) X
- Click to email a link to a friend (Opens in new window) Email
- Click to share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
- Click to share on X (Opens in new window) X
- Click to share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
- Click to share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
- Click to share on Telegram (Opens in new window) Telegram
- Click to share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp