Sudah menjadi rahasia umum jika tikus merupakan musuh bebuyutan para petani padi. Ya, sawah yang hampir panen bisa seketika rusak karena ulah binatang pengerat ini. Namun, alih-alih menggunakan pestisida terus-menerus, tahukah Anda jika ada cara yang lebih efektif untuk mengatasi hama tikus di sawah?
Jawabannya adalah menggunakan dry ice. Benar sekali, produk es kering yang selama ini lebih familiar di industri logistik, ternyata juga dapat dimanfaatkan dalam dunia pertanian. Penggunaannya pun bisa dikatakan aman, dan tidak memberikan efek jangka panjang pestisida yang digunakan secara terus menerus.
Lantas, bagaimana cara kerjanya? Sebelum itu, mari kenali terlebih dahulu apa itu dry ice, karakteristiknya dan bagaimana cara pemanfaatan dry ice untuk pertanian.
Mengenal Apa Itu Dry Ice

Sebelum memutuskan untuk menggunakan dry ice, sebelumnya Anda harus mengetahui apa itu dry ice dan karakteristiknya.
Dry ice merupakan jenis es kering yang terbuat dari gas karbondioksida yang dibekukan. Karena terbuat dari CO2, produk ini tidak mencair seperti es biasa, melainkan menyublim menjadi bentuk gas kembali.
Menariknya, suhu dry ice bisa mencapai titik yang sangat rendah, yakni -78,5 derajat celcius. Tentu suhu ini jauh lebih dibandingkan dengan suhu es biasa. Namun, hal ini juga yang menjadikan dry ice perlu penanganan khusus. Di mana Anda tidak disarankan untuk memegang langsung dry ice tanpa sarung tangan.
Untuk melindungi kulit dari risiko cold burn atau luka bakar dingin, Anda direkomendasikan untuk menggunakan sarung tangan cryogenic. Jenis sarung tangan ini memiliki lapisan isolasi termal yang mampu menahan suhu dingin ekstrem, sehingga risiko luka akibat dry ice kena tangan bisa diminimalisir.
Di samping itu, karena dry ice dapat menyublim menjadi gas karbondioksida lagi, maka dry ice tidak disarankan untuk disimpan di tempat yang kedap udara. Sebaiknya, simpan dry ice di tempat atau ruangan yang memiliki sirkulasi udara baik. Sehingga tidak mengganggu kualitas udara di ruangan tersebut, dan dapat menyebabkan risiko keracunan CO2.
Bagaimana Bisa Dry Ice Membasmi Tikus di Sawah?

Ini dia pembahasan yang ditunggu, bagaimana bisa dry ice dimanfaatkan untuk mengatasi hama tikus di sawah?
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, es kering ini dapat menyublim menjadi bentuk aslinya, yakni gas karbondioksida (CO2). Sementara seperti yang kita tahu, gas CO2 cukup berbahaya bagi makhluk hidup termasuk tikus, ketika terhirup dalam jumlah banyak.
Nah, petani dapat memanfaatkan dry ice ini untuk mengusir bahkan membasmi hama tikus dengan gas CO2 yang dihasilkan oleh dry ice yang telah menyublim. Lalu, bagaimana cara penggunaannya agar hasil yang didapatkan maksimal? Ikuti panduannya berikut:
- Pertama, temukan sarang hama tikus pada sawah
- Setelah itu, taruh beberapa dry ice pada sarang tikus dan biarkan semalaman
- Dalam waktu semalaman, dry ice akan menyublim menjadi CO2. Gas ini akan menjangkau hingga ke bagian dalam sarang tikus
- Akumulasi gas CO2 yang masuk dan terperangkap di dalam sarang tikus akan membuat hama pengerat ini mati.
Perlu Anda ketahui, tikus merupakan hewan yang cukup sensitif dengan perubahan. Sehingga, ketika muncul gas CO2 pada sarang, tikus cenderung tidak mampu bertahan. Dengan begitu, populasi tikus di sawah akan jauh berkurang.
Penggunaan dry ice untuk mengatasi hama tikus di sawah bisa dilakukan secara berkala. Tujuannya yakni untuk memastikan populasi tikus benar-benar berkurang bahkan habis.
Apakah Penggunaan Dry Ice Lebih Efektif Dibanding Cara Konvensional?

Dilihat dari cara kerjanya, bisa dikatakan jika penggunaan dry ice untuk mengatasi hama tikus di sawah lebih efektif dibandingkan cara konvensional. Alasan pertama yakni karena gas CO2 yang dihasilkan oleh penyubliman dry ice bisa mencapai sarang tikus hingga bagian terdalam.
Berbeda dengan penggunaan alat konvensional yang seringkali tidak bisa menjangkau bagian terdalam sarang tikus. Alhasil, pembasmian tikus pun menjadi kurang efektif.
Penggunaan dry ice untuk membasmi tikus juga tidak menyisakan toxin yang berbahaya bagi lingkungan dan kesuburan tanah. Dari sisi keberlanjutan, es kering juga termasuk bagian dari sistem pengendalian hama terpadu (PHT) dengan mengombinasikan pengelolaan habitat, sanitasi lahan serta populasi yang terawasi.
Untuk penggunaan jangka panjang, petani juga tidak perlu mengkhawatirkan resistensi. Yang mana masalah ini kerap muncul akibat penggunaan racun jangka panjang, yakni ketika tikus menjadi ‘kebal’ terhadap racun yang digunakan sehingga efektivitas yang didapatkan tidak maksimal.
Di sisi lain, efektivitas dry ice juga jauh lebih tinggi karena dry ice memberikan efek langsung pada kondisi hidup tikus. Alhasil, populasi tikus dapat dibasmi lebih maksimal dan hasil yang didapatkan lebih stabil dalam jangka waktu panjang.
Pesan Dry Ice di Atlantic Dry Ice untuk Pertanian yang Lebih Berdaya

Dilihat dari manfaat dan keunggulannya, dry ice merupakan solusi mutakhir untuk mengatasi hama tikus di sawah serta meningkatkan hasil panen Anda. Dengan cara kerja yang simple dan hasil maksimal, hasil panen menjadi optimal. Serta yang terpenting, penggunaan dry ice tidak memberikan efek jangka panjang yang buruk bagi lingkungan.
Untuk itu, segeralah beralih ke dry ice untuk pertanian yang lebih berdaya dan kehidupan yang lebih sejahtera. Anda bisa langsung pesan dry ice di Atlantic Dry Ice, supplier dry ice Bogor terpercaya.
Di sini Anda bisa pesan dry ice dengan jumlah sesuai kebutuhan. Produk pun dapat dikirim ke alamat tujuan dengan biaya pembelian dan ongkos pengiriman yang sangat kompetitif!
Share this:
- Click to share on Facebook (Opens in new window) Facebook
- Click to share on X (Opens in new window) X
- Click to email a link to a friend (Opens in new window) Email
- Click to share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
- Click to share on X (Opens in new window) X
- Click to share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
- Click to share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
- Click to share on Telegram (Opens in new window) Telegram
- Click to share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp