Kepulan asap yang tebal layaknya kabut, ternyata ada bahaya yang bisa terjadi bila tidak memahami penggunaan dry ice. Meski terlihat keren dan sering digunakan untuk efek dramatis di pesta atau acara. Lalu, kenapa dry ice berbahaya dan apa dampak yang bisa terjadi bila salah dalam penggunaannya?
Dry ice adalah jenis es kering dalam bentuk padat dan memiliki suhu yang sangat dingin. Suhunya dapat mencapai -78°C dan sangat berbahaya bila menyentuhnya tanpa menggunakan sarung tangan. Itulah kenapa dry ice tidak sekedar pendingin atau hiasan biasa. Cara penggunaan dengan aman bisa menghindari risiko bahaya yang dapat terjadi.
Jadi, sebelum menggunakan dry ice baik untuk dekorasi, pengiriman makanan, penelitian, atau eksperimen sains, pastikan ketahui cara aman pemakaiannya. Bila tidak, risiko bahaya dari dry ice dapat mencederai tubuh!
Sekilas Tentang Dry Ice dan Kenapa Berbahaya

Berbicara tentang dry ice, banyak manfaat yang bisa didapatkan dalam penggunaannya. Manfaat tersebut seperti membantu menghias acara terlihat lebih menarik. Atau bisa juga digunakan sebagai pengawet pengiriman makanan beku. Hal ini dikarenakan dry ice memiliki suhu sangat dingin. Itulah kenapa banyak dibutuhkan di bidang industri.
Namun, di balik manfaatnya ada bahaya yang mengancam. Bahaya ini dapat terjadi bila penggunaan dry ice secara sembarangan. Dimana, prosedur keselamatan diabaikan dan digunakan begitu saja. Padahal, dry ice merupakan salah satu bahan pendingin yang perlu digunakan secara hati-hati.
Bila dibandingkan dengan es batu yang memiliki kemiripan, tetapi tidak untuk cara pemakaiannya dry ice. Inilah salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dengan baik sebelum memakai dry ice, bila tidak ingin terkena bahaya. Itulah kenapa dry ice tidak bisa dipegang tanpa adanya pelindung seperti sarung tangan termal.
Bahaya Dry Ice yang Jika Digunakan Sembarangan

Seperti yang sudah dijelaskan pada pembahasan sebelumnya, Dry Ice tidak bisa digunakan sembarangan. Alasannya tentu karena ada banyak bahaya atau risiko yang dapat mencederai tubuh. Inilah yang perlu diketahui bagi siapa saja yang menggunakan dry ice, baik untuk kebutuhan Industri dan lainnya.
Lantas, apa saja bahaya bila menggunakan dry ice secara sembarang? Berikut ini beberapa diantaranya:
1. Risiko Luka Bakar Dingin
Dry ice memiliki suhu yang sangat dingin kurang lebih mencapai -78°C. Bila disentuh secara langsung tanpa menggunakan sarung tangan, bahaya yang terjadi adalah frostbite. Risiko yang dapat memberikan efek luka bakar dingin pada tubuh. Efek yang akan dirasakan mati rasa dan menimbulkan bekas luka pada tangan.
Bila terkena frostbite, segera langsung ditangani oleh dokter. Karena bila dibiarkan akan berdampak pada bagian tubuh lainnya. Dampak tersebut juga akan memberikan efek cedera. Oleh karena itu, jangan anggap sepele menyentuh dry ice tanpa menggunakan sarung tangan. Bila tidak ingin terkena risiko luka bakar dingin dapat mencederai tubuh.
2. Tekanan dan Ledakan
Terbuat dari karbon dioksida (CO₂) yang dipadatkan, bahaya ledakan juga dapat terjadi. Biasanya disebabkan oleh kesalahan penyimpanan dry ice yang kurang tepat. Penyimpanan yang dimaksud adalah pada tempat yang kedap udara dan tertutup dengan rapat. Hal ini membuat sublimasi dry ice terperangkap dan menimbulkan tekanan.
Tekanan yang dalam tempat yang tertutup, tentu akan menimbulkan ledakan. Besar kecilnya ledakan tergantung dari jumlah dry ice dan wadah yang digunakan. Ketika ledakan terjadi, tentu menimbulkan berbagai risiko berbahaya pada tubuh. Misalnya, terkena serpihan ledakan. Atau pada lingkungan sekitar pun akan terkena dampaknya.
3. Keracunan CO₂
Sublimasi dry ice terjadi pada ruang terbuka ketika berinteraksi langsung dengan udara. Namun, dibalik proses ini ternyata ada bahaya yang juga dapat terjadi bila tidak hati-hati. Bahaya tersebut adalah keracunan dry ice dikarenakan tubuh menghirup terlalu banyak gas karbon dioksida (CO₂).
Efek yang akan dialami tubuh bila keracunan CO₂ diantaranya sakit kepala, mual, pusing, dan lain-lain. Atau bahkan bisa juga berlanjut pada hilangnya kesadaran. Hal ini tentu dapat terjadi bila kadar gas CO₂ yang dihirup sangatlah banyak. Oleh karena itu, selalu jaga jarak aman baik pada saat pemakaian dry ice atau setelahnya.
4. Bahaya Sesak Napas
Bahaya sesak napas juga dapat terjadi bila tidak hati-hati saat menggunakan dry ice. Hal ini disebabkan bila penggunaan dry ice dalam jumlah besar dan tidak tersublimasi dengan baik. Ruangan tertutup atau ventilasi udara yang kurang baik menjadi faktor penyebab sublimasi dry ice menjadi kurang optimal.
Ketika sublimasi tidak terurai dengan baik, tentu gas karbondioksida akan menumpuk. Akhirnya, tanpa disadari tubuh menghirup gas CO₂ dalam jumlah yang banyak. Efek yang akan dirasakan seperti pusing, pingsan, atau bahkan mati lemas. Itulah kenapa dry ice berbahaya bila tidak digunakan secara tepat.
5. Kerusakan pada Makanan atau Minuman
Dry ice juga bisa digunakan pada makanan dan minuman. Namun, tidak untuk dicampurkan. Hanya sebatas untuk mendinginkan atau mendekorasi. Karena kandungan dry ice terbuat dari gas karbondioksida yang dipadatkan. Hal ini tentu perlu dipahami dengan baik untuk menghindari bahaya dry ice.
Terjadinya kerusakan pada makan atau minuman disebabkan penggunaan dry ice yang berlebih. Misalnya sebagai dekorasi untuk makanan, tetapi penggunaan dry ice yang banyak membuat teksturnya menjadi rusak. Atau minuman yang tanpa sengaja tertelan potongan dry ice akibat penempatan yang salah atau berlebihan.
Tips Aman Menggunakan Dry Ice
Agar terhindar dari bahaya dry ice, ada tips yang bisa diikuti. Dengan mengetahui tipsnya, tentu akan mengurangi berbagai kesalahan dalam penggunaan dry ice. Hal ini tentunya juga dimaksudkan untuk mengantisipasi terjadinya cedera pada tubuh. Terutama, pada saat dry ice digunakan.

Berikut ini beberapa tips aman menggunakan dry ice diantaranya:
- Gunakan alat pelindung seperti sarung tangan ketika ingin menyentuh dry ice.
- Jangan menyimpan dry ice di wadah yang tertutup rapat.
- Hindari penggunaan dry ice di ruangan tertutup tanpa ventilasi atau sirkulasi udara yang baik.
- Jauhi dari jangkauan anak-anak.
- Setelah penggunaan, buang dry ice di tempat yang terbuka dan biarkan terurai secara sempurna menjadi gas.
Itulah penjelasan mengenai kenapa dry ice berbahaya. Namun, tidak untuk pemanfaatan atau kegunaannya. Terjadinya bahaya dikarenakan kesalahan dalam penggunaan dry ice. Jadi, selalu pastikan keamanan dan keselamatan baik sebelum atau sesudah dry ice digunakan.
Semakin banyak digunakan, permintaan dry ice juga mengalami peningkatan. Bagi Anda yang juga membutuhkan dry ice, Atlantic Dry Ice bisa menjadi pilihannya.
Kami adalah supplier dry ice Depok yang juga melayani pemesanan dari berbagai daerah di Indonesia. Kualitas terjamin dan harga dry ice yang terjangkau hanya bisa Anda temukan disini!
Share this:
- Click to share on Facebook (Opens in new window) Facebook
- Click to share on X (Opens in new window) X
- Click to email a link to a friend (Opens in new window) Email
- Click to share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
- Click to share on X (Opens in new window) X
- Click to share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
- Click to share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
- Click to share on Telegram (Opens in new window) Telegram
- Click to share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp