Peningkatan kebutuhan frozen food terus meningkat dari waktu ke waktu, termasuk daging beku. Mulai dari untuk hingga bisnis FnB. Namun tentu, setiap sektor bisnis tersebut membutuhkan daging dengan kualitas segar. Artinya, pengiriman daging beku perlu dilakukan secara baik untuk memastikan kualitasnya tetap terjaga.
Nah, salah satu tips yang dapat dilakukan untuk menjaga kesegaran daging beku selama di pengiriman adalah dengan menggunakan dry ice. Produk es kering yang memiliki suhu mencapai -78 derajat celcius ini efektif dalam menjaga suhu dingin selama pengiriman tanpa merusak kualitas daging.
Hanya saja, dalam praktiknya, penggunaan dry ice harus dilakukan dengan hati-hati untuk memastikan keamanan pengguna dan lingkungan sekitar. Di bawah ini tips lengkapnya.
Tips Pengiriman Daging Beku, Apa yang Sebaiknya Dilakukan?

Daging merupakan salah satu bahan makanan yang sangat rawan rusak ketika tidak ditangani dengan baik. Pertumbuhan bakteri bisa terjadi dengan cepat saat daging dibiarkan dalam suhu ruang dalam waktu lama, hingga menyebabkan daging rusak.
Nah, demi menjaga kualitas daging segar saat harus dikirim ke luar kota, pembekuan menjadi salah satu cara yang paling banyak dipilih. Pengiriman daging dalam keadaan beku pun bisa dilakukan secara efektif, asalkan Anda mengikuti beberapa tips berikut:
1. Pastikan Daging dalam Keadaan Beku Sebelum Dikirim
Sebelum dikirim, daging harus dalam keadaan beku. Tujuannya adalah, untuk memastikan daging tetap dalam keadaan fresh di suhu dingin.
Kondisi beku sebelum pengiriman juga dapat membantu menjaga suhu dingin saat daging dikirim. Dengan begitu, suhu selama pengiriman lebih stabil dan kualitas daging akan tetap terjaga sampai ke lokasi tujuan.
2. Kemas dengan Vacuum
Seperti yang disinggung di atas, daging merupakan salah satu jenis makanan yang cukup rawan rusak akibat kontaminasi bakteri. Risiko ini akan semakin meningkat ketika daging disimpan dalam wadah terbuka.
Solusinya, untuk pengiriman jarak jauh maka daging harus dikemas dengan vacuum. Gunakan plastik dengan ketebalan ideal, kemudian keluarkan seluruh udara di dalamnya menggunakan alat vacuum.
Packing frozen food ke luar kota ini merupakan standar untuk mencegah pertumbuhan bakteri di dalam daging serta menghindari kontaminasi bakteri dari luar.
3. Gunakan Cooler Box
Setelah daging dikemas menggunakan plastik vacuum, selanjutnya tempatkan daging pada cooler box. Jenis wadah ini akan sangat membantu menjaga suhu dingin selama pengiriman daging beku.
Ukuran cooler box yang digunakan dapat disesuaikan dengan jumlah daging beku yang dikirim. Hindari menggunakan cooler box yang terlalu besar untuk mencegah adanya ruang kosong yang terlalu lebar di dalam wadah.
Pemilihan ukuran cooler box yang pas juga dapat meningkatkan efisiensi biaya pengiriman.
4. Tambahkan Dry Ice
Produk es kering yang terbuat dari gas CO2 yang dibekukan ini sudah banyak diandalkan dalam industri pengiriman daging beku dan frozen food lainnya. Tentu bukan tanpa alasan, melainkan karena efektivitas dry ice dalam menjaga suhu dingin.
Ya, es kering ini memiliki suhu dingin ekstrem yang mencapai -78 derajat celcius. Dengan suhu ekstrem ini, kualitas daging akan tetap terjaga meski harus melalui masa pengiriman hingga beberapa hari.
Tak hanya itu, karakteristik dry ice yang tidak mencair, namun menyublim ke bentuk gas juga membuat dry ice tidak meninggalkan residu yang dapat merusak kualitas daging. Hanya saja, penanganan penggunaan dry ice harus hati-hati untuk menghindari bahaya dry ice.
5. Pilih Ekspedisi yang Memadai
Peran ekspedisi dalam menjaga kualitas daging beku juga sangat besar. Maka dari itu, Anda perlu memilih jasa ekspedisi yang tepat.
Tidak selalu harus menggunakan jasa ekspedisi yang menyediakan armada freezer box. Dengan alternatif menggunakan dry ice, Anda tetap bisa memilih jasa pengiriman biasa. Hanya saja, alangkah baiknya jika Anda memilih jasa ekspedisi yang berfokus pada pengiriman makanan. Sehingga SOP pengiriman lebih memadai dan sesuai dengan produk Anda.
Beberapa tips di atas juga berlaku untuk pengiriman frozen food lain, seperti sosis, produk olahan ikan dan lain sebagainya.
Mengapa Dry Ice Banyak Dipilih Untuk Pengiriman Daging Beku dan Frozen Food?

Bagi Anda yang masih pemula di sektor bisnis makanan beku, memikirkan strategi pemasaran frozen food saja tentu belum cukup. Anda juga perlu mempertimbangkan bagaimana cara pengiriman yang aman agar bisnis Anda dapat berkembang hingga ke luar kota
Nah, untuk kebutuhan pengiriman daging beku dan frozen food, dry ice sudah banyak diandalkan. Lantas, mengapa produk ini banyak digunakan para pebisnis frozen food untuk kebutuhan pengiriman produk.?
Terkait hal ini, dry ice menawarkan banyak kelebihan yang ramah bagi para pemula bisnis frozen food. Mulai dari cara penggunaan yang mudah. Di mana Anda hanya perlu menambahkan dry ice dalam box pengiriman untuk memastikan suhu dingin selama pengiriman stabil.
Namun, untuk memaksimalkan distribusi suhu dingin saat pengiriman, Anda perlu memilih dry ice dengan ukuran kecil. Jumlah dry ice yang digunakan pun perlu disesuaikan dengan banyaknya produk serta estimasi waktu pengiriman.
Alasan kedua yakni terkait biaya. Pengiriman daging beku dan frozen food menggunakan dry ice cenderung lebih ekonomis dibandingkan menggunakan mobil freezer.
Terlebih, untuk pengiriman menggunakan dry ice, Anda bisa melakukannya sendiri atau menggunakan jasa ekspedisi biasa yang mudah ditemukan di kota-kota kecil. Kelebihan ini tentu sangat dibutuhkan para pemula yang masih merintis.
Pesan Dry Ice di Atlantic Dry Ice untuk Berbagai Kebutuhan

Guna memenuhi kebutuhan dry ice untuk bisnis Anda, Atlantic Dry Ice Jakarta hadir sebagai solusi terbaik. Supplier dry ice terbaik di Jakarta ini sudah banyak dipercaya para pebisnis, baik dari industri kuliner, entertainment hingga untuk penggunaan pribadi.
Stok berlimpah dan ketersediaan banyak pilihan bentuk dan ukuran dry ice menjadi alasan utama mengapa Atlantic Dry Ice menjadi pilihan pertama. Selain itu, Atlantic juga menawarkan harga kompetitif lengkap dengan layanan tambahan yang lengkap!
Share this:
- Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
- Share on X (Opens in new window) X
- Email a link to a friend (Opens in new window) Email
- Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
- Share on X (Opens in new window) X
- Share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
- Share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
- Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
- Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp