Bagi para pelaku usaha seafood, menjaga kualitas produk adalah suatu hal yang harus diperhatikan dengan baik. Mulai dari proses penangkapan seafood, pengolahan, penyimpanan hingga proses distribusi dalam kondisi beku. Dari sederet proses tersebut, pengiriman ikan beku merupakan bagian yang paling menentukan kualitas seafood.
Di mana ikan bisa dikatakan layak dikonsumsi setelah melewati pengiriman panjang ketika kondisinya tidak mengalami banyak perubahan. Dan hal ini bisa didapatkan ketika suhu dingin selama proses pengiriman dapat dijaga dengan baik.
Lantas, bagaimana cara menjaga kualitas ikan dan produk seafood lain selama proses distribusi? Selengkapnya bisa Anda pelajari di sini.
Tips Penting dalam Pengiriman Ikan Beku

Distribusi produk yang dilakukan hingga ke luar kota bahkan luar pulau biasanya membutuhkan waktu relatif lama. Selama masa pengiriman tersebut, Anda wajib memastikan kondisi ikan tetap dalam keadaan segar dengan suhu penyimpanan yang tepat.
Nah, berikut ini beberapa cara dan tips penting yang bisa Anda lakukan saat melakukan pengiriman ikan beku:
1. Pastikan Ikan Benar-benar Beku Sebelum Dikirim
Sebelumnya, Anda perlu mengetahui bahwa ikan merupakan jenis makanan yang sangat rentan mengalami penurunan kualitas ketika pengolahan dan penyimpanannya tidak tepat. Misalnya, menyimpan ikan hanya pada wadah tertutup dengan suhu ruang yang menyebabkan bakteri cepat berkembang dan merusak ikan.
Nah, proses pembekuan ini dilakukan untuk memperlambat pertumbuhan bakteri dan berbagai proses yang bisa menyebabkan kerusakan pada ikan. Maka dari itu, ketika ikan tidak langsung diolah dan dikonsumsi, sebaiknya simpan dalam kondisi beku.
Begitu juga saat ikan akan dikirim ke berbagai daerah, ikan harus sudah dalam kondisi beku, dan tetap beku selama distribusi.
2. Pilih Kemasan Rapat yang Dapat Menahan Suhu Dingin

Kemasan memegang peran penting dalam menjaga kualitas selama pengiriman ikan beku. Dalam hal ini, Anda bisa memilih kemasan yang kedap udara sebagai pelapis pertama, seperti plastik vacuum.
Kemudian, kemas kembali produk dalam wadah yang mampu menahan suhu dingin secara baik. Anda dapat menggunakan insulated box atau kemasan berinsulasi. Kemasan ini mampu membantu proses pemindahan panas dari lingkungan luar ke produk menjadi lebih lambat. Alhasil, suhu dingin ikan dapat terjaga lebih lama.
Tips penting lainnya yaitu, perhatikan pula ketebalan dan ukuran kemasan yang digunakan. Pastikan kemasan yang dipilih sesuai dengan jumlah produk dan cukup kuat agar tidak rusak saat proses bongkar muatan.
3. Tambahkan Media Pendingin
Saat ini, ada banyak pilihan media pendingin yang bisa digunakan untuk membantu menjaga kualitas ikan selama proses pengiriman ke luar kota. Salah satu yang paling umum digunakan adalah es batu.
Hanya saja, karakteristik es batu yang sangat mudah mencair kurang maksimal dalam menjaga suhu dingin ikan. Terlebih, es batu juga akan meninggalkan residu berupa cairan yang justru dapat merusak kualitas ikan.
Opsi lain yang lebih rekomended adalah dry ice, produk es kering ini dapat menjaga suhu selama pengiriman dengan lebih efektif. Ya, suhu dry ice yang mencapai -78 derajat sangat efektif untuk mempertahankan kondisi ikan agar tetap fresh selama pengiriman.
Selain itu, dry ice yang terbuat dari karbon dioksida yang dibekukan juga tidak meninggalkan residu cairan. Mengingat dry ice mengalami penyubliman, yang mana karbon dioksida yang telah menguap tidak akan merusak makanan.
4. Pilih Ekspedisi Tercepat
Meskipun kemasan yang digunakan selama pengiriman daging beku sudah maksimal, dan Anda telah menggunakan produk pendingin ekstra, namun tetap pastikan proses pengiriman berlangsung secepat mungkin.
Anda dapat memilih ekspedisi yang menawarkan estimasi pengiriman paling cepat. Termasuk memilih jalur ekspedisi yang tepat, sehingga dapat mempersingkat waktu distribusi ikan sampai ke alamat tujuan.
Nantinya, estimasi waktu pengiriman ini akan sangat berpengaruh terhadap jumlah dry ice atau produk pendingin tambahan lain yang Anda gunakan. Semakin panjang estimasi waktu yang dibutuhkan, semakin banyak pula produk pendingin tambahan yang harus digunakan.
5. Minimalkan Buka-tutup Kemasan
Selama proses pengiriman ikan beku, sebisa mungkin minimalkan membuka tutup kemasan. Tujuannya yaitu untuk menjaga suhu dingin di dalam kemasan agar tidak berkurang akibat suhu panas dari lingkungan luar.
Membuka tutup kemasan juga berisiko membuat ikan terkontaminasi oleh bakteri dari luar. Sehingga, proses pembusukan ikan menjadi lebih cepat yang menyebabkan ikan tidak layak konsumsi setibanya di lokasi tujuan.
Untuk itu, sebelum ikan dimasukkan ke dalam mobil atau kemasan ekspedisi, tata produk sebaik mungkin. Jika memang ada beberapa destinasi tujuan, pastikan ikan yang akan dikirim ke destinasi terdekat ditata pada bagian paling luar atau area yang paling mudah dijangkau.
6. Gunakan Sistem Monitoring Suhu

Perkembangan teknologi saat ini memungkinkan Anda untuk melakukan monitoring suhu secara mudah. Alat sistem monitoring suhu ini akan membantu Anda memastikan suhu di dalam box ekspedisi masih sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Jika ternyata terjadi kenaikan suhu, Anda pun bisa melakukan penanganan sesegera mungkin sebelum kualitas ikan menurun. Misalnya dengan menambahkan dry ice.
Dari beberapa tips pengiriman ikan beku di atas, penggunaan dry ice merupakan solusi terbaik untuk menjaga kualitas ikan sampai ke tujuan.
Selain praktis dan efektif, saat ini dry ice juga sudah bisa didapatkan dengan mudah. Terlebih, bagi Anda yang berada di sekitar Jabodetabek, Anda bisa langsung pesan di Atlantic Dry Ice. Supplier dry ice Jakarta terbaik ini menawarkan pembelian untuk skala besar maupun kecil dengan layanan pengiriman ke seluruh kawasan Jabodetabek.
Atlantic dry Ice juga sudah menyediakan dry ice food grade. Artinya, penggunaan dry ice untuk pengiriman makanan pun sudah dipastikan aman. Dengan catatan, Anda telah mengemas makanan dalam wadah rapat. Kemudian tambahkan dry ice pada box ekstra tanpa bersentuhan langsung dengan makanan.
Share this:
- Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
- Share on X (Opens in new window) X
- Email a link to a friend (Opens in new window) Email
- Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
- Share on X (Opens in new window) X
- Share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
- Share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
- Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
- Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp