Banyak orang merasa rugi saat membeli es kering karena dalam hitungan jam, es tersebut tiba-tiba “menghilang”. Mereka berpikir dry ice bisa disimpan seperti es batu biasa, padahal karakteristiknya jauh berbeda. Menyimpan dry ice dalam waktu lama memang jadi tantangan tersendiri, apalagi kalau penggunaannya tidak langsung habis dalam sekali pakai.
Sebenarnya, dry ice tidak bisa benar-benar awet selamanya, namun laju penguapannya bisa diperlambat dengan perlakuan yang tepat. Mulai dari pemilihan wadah, cara penempatan, hingga lokasi penyimpanan.
Nah, di artikel ini kita bakal bahas cara-cara yang bisa Anda lakukan agar dry ice tidak mudah rusak dan tetap optimal meskipun disimpan lebih lama.
Kenapa Sulit Menyimpan Dry Ice dalam Waktu Lama?

Menyimpan dry ice memang tidak semudah menyimpan es batu biasa. Banyak yang mengira dry ice yang mencair bisa dibekukan kembali, padahal tidak seperti itu. Hal ini terjadi karena dry ice tidak berubah menjadi cair, melainkan langsung berubah menjadi gas.
Tidak heran banyak yang bertanya dry ice tahan berapa lama jika disimpan tanpa perlakuan khusus. Nah, sebelum membahas bagaimana menyimpan dry ice dalam waktu lama, sebaiknya ketahui dulu karakter dry ice.
- Suhunya sangat rendah jadi bisa langsung bereaksi (sublimasi) dengan suhu yang lebih hangat di sekitarnya
- Dry ice tidak mencair, melainkan langsung berubah menjadi gas sehingga volumenya terus berkurang tanpa terlihat.
- Sangat sensitif terhadap kondisi lingkungan terutama suhu dan sirkulasi udara yang tidak stabil
Memahami karakter dry ice ini membantu Anda lebih siap dalam menyimpannya dengan benar. Dengan begitu, Anda tidak hanya mengandalkan wadah, tapi juga tahu bagaimana mengontrol faktor-faktor yang mempengaruhi daya tahannya.
Cara Menyimpan Dry Ice dalam Waktu Lama

Sebenarnya, tidak ada cara untuk menghentikan proses sublimasi sepenuhnya, tapi Anda bisa memperlambatnya. Kunci utama agar es kering tidak mudah rusak adalah dengan meminimalisir kontak dengan udara luar dan menjaga stabilitas suhu di sekitarnya. Jika dilakukan dengan benar, dry ice bisa bertahan lebih lama dan tetap optimal saat digunakan nanti. Nah, berikut ini langkah-langkahnya:
1. Gunakan Cooler Box dengan Insulasi Tebal
Cara menyimpan dry ice paling efektif adalah menggunakan cooler box yang memiliki insulasi tebal. Biasanya merupakan lapisan berbahan polyurethane (PU) yang tebal. Insulasi berfungsi menahan suhu dingin di dalam dan menghambat masuknya suhu panas dari luar.
Cooler box dengan dinding tebal dan bahan berkualitas tinggi akan membantu memperlambat proses sublimasi. Hindari menyimpan di freezer rumah karena suhunya tidak mampu menahan sublimasi. Alih-alih freezer Anda malah rusak.
2. Simpan di Tempat Sejuk dan Tidak Terkena Panas
Lokasi penyimpanan juga berperan dalam menjaga daya tahan es kering. Menyimpan cooler box di tempat yang sejuk dan jauh dari paparan sinar matahari langsung bisa membantu memperlambat proses sublimasi. Suhu lingkungan yang tidak berubah-ubah membuat suhu dalam cooler juga lebih terjaga.
Sebaliknya, jika diletakkan di area yang panas atau terkena sinar matahari, suhu di dalam box akan cepat naik dan menjadi hangat. Hal ini membuat dry ice lebih cepat berubah menjadi gas dan masa simpannya jadi jauh lebih singkat.
3. Jangan Membuka Tutup Wadah Terlalu Sering
Setiap kali Anda membuka cooler box, udara hangat dari luar masuk dan akan mempengaruhi suhu di dalamnya. Hal ini akan membuat dry ice lebih cepat menyublim karena harus beradaptasi kembali dengan perubahan suhu yang terjadi. Ingat, dry ice itu sensitif terhadap perubahan suhu.
Untuk menyimpan dry ice dalam waktu lama, usahakan membuka cooler box hanya benar-benar saat dibutuhkan. Jika memungkinkan, ambil sekaligus kebutuhan dry ice dalam satu waktu agar tidak bolak-balik membuka wadah.
4. Gunakan Pembungkus Tambahan (Kertas atau Kain)
Menyimpan dry ice dalam cooler memang sudah aman, tapi jika ingin mempertahankan suhu dingin lebih lama Anda bisa menambahkan lapisan pembungkus seperti kertas koran atau kain. Lapisan ini berfungsi sebagai tambahan insulasi yang mengurangi kontak langsung dengan udara di dalam cooler box.
Selain itu, pembungkus juga membantu memperlambat proses perpindahan suhu, sehingga dry ice tidak cepat menyublim. Caa ini sederhana dan efektif jika dikombinasikan dengan penggunaan cooler box yang tepat.
5. Jangan Menyimpan di Wadah Kedap Udara
Meskipun harus tertutup untuk menjaga suhu, pastikan wadah tersebut tidak benar-benar kedap udara secara total. Menyimpan dry ice dalam waktu lama di wadah kedap udara sangat berbahaya karena gas CO2 yang terus dihasilkan perlu keluar. Jika gas tersebut tidak memiliki jalan keluar, tekanan di dalam wadah akan terus meningkat.
Dalam kondisi tertentu, tekanan bisa membuat wadah rusak dan lama kelamaan bisa meledak. Karena itu Anda harus menggunakan wadah dengan tutup yang rapat tapi tetap memungkinkan sedikit gas untuk “bernapas” keluar.
Penuhi Kebutuhan Dry Ice Anda dengan Atlantic Dry Ice

Kalau Anda ingin menyimpan dry ice dalam waktu lama dan hasilnya maksimal, kualitas dry ice-nya pun juga harus yang terbaik. Menggunakan produk dari supplier terpercaya akan membantu menjaga daya tahan dry ice tetap optimal.
Kabar baiknya untuk Anda yang sedang mencari distributor dry ice Bogor dengan kualitas terjamin, Atlantic Dry Ice bisa jadi pilihan yang tepat. Tidak hanya menyediakan dry ice berkualitas, tapi juga memberi rekomendasi penyimpanan sesuai kebutuhan Anda.
Jadi, tunggu apalagi? Segera hubungi CS Atlantic Dry Ice untuk dapatkan penawaran terbaik dari kami!
Share this:
- Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
- Share on X (Opens in new window) X
- Email a link to a friend (Opens in new window) Email
- Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
- Share on X (Opens in new window) X
- Share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
- Share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
- Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
- Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp